LANGSA Klikindonesia
— Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan terlihat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Gampong Tualang Teungoh, saat Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Geuchik Langsung (Pilchiksung) 2026, Rabu (…/…/2026). Kehadirannya bukan sekadar menjalankan kewajiban konstitusional, melainkan juga bentuk keteladanan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam pesta demokrasi tingkat gampong.


Didampingi Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, yang juga menyalurkan suara di TPS yang sama, Wali Kota menegaskan bahwa Pilchiksung adalah momentum strategis menentukan arah kepemimpinan di tingkat paling dasar pemerintahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemilihan geuchik bukanlah seremonial biasa. Ini adalah proses penentuan sosok pemimpin yang akan membawa perubahan nyata, kemajuan, dan kesejahteraan bagi masyarakat gampong. Karena itu, saya mengajak seluruh warga untuk tidak golput dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak,” ujar Jeffry usai mencoblos.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif, saling menghormati perbedaan pilihan, serta memastikan proses berjalan damai hingga akhir. Apresiasi tinggi diberikan kepada seluruh pihak yang terlibat—mulai dari panitia, aparat keamanan, hingga masyarakat—yang telah bahu-membahu menyukseskan hajatan demokrasi ini.
Ketua Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) Gampong Tualang Teungoh, Chaidir, melaporkan bahwa pemungutan suara berlangsung tertib dan lancar. Dari total 2.760 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tercatat sekitar 60 persen telah menyalurkan hak suara hingga pukul 10.45 WIB. Pemungutan suara dipusatkan di halaman SMK Negeri 1 Langsa dengan tiga TPS yang tersedia.
“Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak pagi. Kami optimis angka partisipasi akan terus meningkat hingga akhir pencoblosan,” ujar Chaidir.
Untuk memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya, panitia dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan melakukan kunjungan ke rumah-rumah pemilih yang sedang sakit atau berhalangan hadir. Langkah ini merupakan bentuk komitmen untuk mewujudkan Pilchiksung yang inklusif dan berpihak pada seluruh elemen masyarat.
Pemerintah Kota Langsa berharap seluruh rangkaian Pilchiksung 2026 di semua gampong dapat berjalan dengan prinsip jujur, adil, dan demokratis. Lebih dari itu, diharapkan para geuchik terpilih nantinya merupakan sosok yang amanah, mampu merangkul perbedaan, serta memiliki visi kuat untuk membangun gampong dari akar.
“Kami ingin pemimpin gampong yang hadir bukan sekadar dipilih, tetapi benar-benar dirindukan oleh rakyatnya. Pemimpin yang bekerja untuk kemajuan bersama, bukan untuk kepentingan sesaat,” pungkas Wali Kota.
Dengan semangat demokrasi yang terus tumbuh, Langsa optimis melangkah menuju masa depan yang lebih cerah—dimulai dari gampong, untuk Kota Langsa yang bermartabat dan sejahtera.











