LANGSA Klikindonesia
– Seorang teknisi PT. Inconis Nusa Jaya, Iswandi mengalami kecelakaan kerja saat bertugas di lapangan pada Sabtu, 7 Maret 2026. Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 10.59 WIB di Jl. Peutua Usuh Dusun TP Bugeng, Kelurahan Alue Beurawe, Kecamatan Langsa Kota, tepatnya di lingkungan Gampong Sungai Pauh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban yang berposisi sebagai Teknisi PSB (Pelayanan Sambungan Baru) tengah melakukan penarikan dropcore rusak berdasarkan tiket pekerjaan INC46773940. Berdasarkan laporan yang diterima, meskipun prosedur keselamatan kerja telah diterapkan, korban diduga tidak menggunakan perlengkapan APD lengkap saat kejadian. Fakta di lapangan menyebutkan bahwa helm, sarung tangan, dan sepatu kerja tidak dipakai oleh korban.
Kronologi kejadian bermula saat Iswandi mencoba memanjat tiang untuk melakukan penambatan kabel. Saat berada di tangga, ia diduga mengalami kontak listrik yang menyebabkan tangan kanannya terbakar dan ia terjatuh dari tangga. Rekan kerja yang berada di sisi bawah segera memberikan pertolongan dan berhasil mengevakuasi korban dalam waktu kurang lebih lima menit.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius pada tangan kanan dan kaki. IswandiI dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Siloam Medan untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, dalam laporan yang beredar disebutkan bahwa biaya pengobatan korban tidak ditanggung oleh perusahaan, dan saat ini korban masih dirawat di rumah sakit.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi seluruh teknisi, khususnya di lingkungan Telkom Akses Aceh, untuk senantiasa mengutamakan keselamatan kerja. Pihak terkait mengimbau agar setiap teknisi wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan memastikan kondisi tiang melalui alat pendeteksi tegangan (Tespen) sebelum memulai pekerjaan.
“Demikian laporan ini kami sampaikan, diharapkan bisa menjadi reminder bagi rekan-rekan TA Aceh semuanya agar lebih berhati-hati dalam bekerja dan pastikan setiap teknisi memiliki Tespen untuk mengecek kondisi tiang sebelum bekerja,” demikian bunyi penggalan laporan yang diterima.











