Langsa Klikindonesia 04/06/2025 – Forum Aceh Medeulat (FAM) mendesak jajaran Direksi PTPN IV untuk bertindak tegas membersihkan elemen-elemen yang dinilai sebagai “parasit” dan “kuman pengganggu” di tubuh perusahaan. Sorotan utama tertuju pada upaya sekelompok pihak yang disebut ingin menggulingkan manajemen Regional 6, padahal kepemimpinan saat ini diakui telah membawa revolusi kesejahteraan karyawan.
“Jangan Biarkan Perusak Menggagalkan Kemajuan!”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua FAM, M. Amrizal, secara tegas menyatakan bahwa manajemen PTPN IV Regional 6 di bawah kepemimpinan saat ini telah membuktikan kinerja gemilang: gaji karyawan tepat waktu, bonus terdistribusi, dan produktivitas meningkat.
“Mereka yang menolak perubahan ini jelas kelompok yang nyaman dengan kondisi lama—era gaji telat dan bonus nihil. Manajemen harus berani bersih-bersih! Jangan sampai ‘kuman’ ini menginfeksi dan merusak stabilitas perusahaan,” tegas Amrizal.
SPBUN Dicurigai Ingin “Putar Balik Jarum Jam”
Amrizal menyoroti aksi Serikat Pekerja Buruh Unit Nusantara (SPBUN) PTPN I Regional 6 yang mendesak pergantian tiga pimpinan. Menurutnya, ini adalah gerakan kontra-reformasi yang hanya menguntungkan segelintir orang.
“Ini bukan soal tuntutan karyawan, tapi permainan oknum yang takut kehilangan ‘proyek basah’-nya. Manajemen harus waspada!”
Edi Syahputra, ST, aktivis Aceh, mengingatkan bencana kehancuran PTPN I yang terjadi karena pemimpin progresif digulingkan oleh kelompok anti-perubahan.
“Dulu, setiap ada pimpinan baik, selalu dijatuhkan. Hasilnya? Perusahaan kolaps. Jangan biarkan sejarah kelam terulang di PTPN IV!”
Ia juga meminta manajemen tidak terprovokasi oleh pemberitaan tidak berimbang yang dinilai menyesatkan publik.
Tuntutan FAM & Masyarakat Aceh:
- Pertahankan kepemimpinan Regional 6 yang telah sukses tingkatkan kesejahteraan.
- Tindak tegas oknum yang ingin mempertahankan budaya korup dan inefisiensi.
- Lakukan audit internal untuk mengungkap kelompok yang bermain di balik tuntutan pergantian manajemen.
“PTPN IV harus jadi contoh BUMN yang berani memberantas parasit jika ingin selamat dan maju. Jangan sampai niat baik dihancurkan oleh kepentingan sempit!”











