LANGSA Klikindonesia
– Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Langsa pada Kamis (30/7) menyebabkan sejumlah titik mengalami genangan air. Merespons kondisi tersebut, Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan cepat terhadap dampak yang ditimbulkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian serius adalah kawasan sekitar Lapangan Merdeka, yang tergenang akibat curah hujan ekstrem yang melanda kota tersebut. Dalam peninjauan itu, Wali Kota menekankan pentingnya koordinasi dan respons cepat dari seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kita tidak bisa menunggu. Genangan ini harus segera diatasi agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. Saya minta seluruh OPD untuk bergerak sigap, terutama dalam memeriksa dan membersihkan saluran drainase di titik-titik rawan,” ujar Jeffry di lokasi peninjauan.
Ia juga menginstruksikan agar petugas melakukan pemantauan berkala, terutama di kawasan permukiman padat dan ruas jalan protokol yang sering terdampak banjir. Menurutnya, langkah preventif seperti normalisasi saluran air dan koordinasi dengan Dinas PUPR perlu terus dioptimalkan.
Selain instruksi teknis, Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Berdasarkan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Aceh, Kota Langsa masih berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang hingga beberapa hari ke depan.
Kota Langsa saat ini berada dalam status kode kuning, yang menandakan potensi perluasan dampak cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, berhati-hati saat berkendara, serta mewaspadai pohon tumbang dan genangan air yang dapat membahayakan keselamatan.
Pemerintah Kota Langsa pun terus memantau dinamika cuaca dan memastikan kesiapsiagaan aparatur di lapangan. Langkah antisipatif ini diharapkan dapat meminimalkan risiko dan melindungi warga dari dampak buruk musim hujan yang masih berlangsung.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami akan terus mengawal penanganan ini hingga kondisi benar-benar aman,” tutup Jeffry.











