Wartawan Dikeroyok, Demokrasi Dilukai PJS Desak APH Tangkap Pelaku Kekerasan

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Foto saat kejadian pengeroyokan wartawan di Serang Banteng,  Kamis (21/08/2025); Insert Foto: Ketua DPP PJS Div Advokasi dan Pembelaan Wartawan serta, Ketua DPD PJS Banten.

Caption: Foto saat kejadian pengeroyokan wartawan di Serang Banteng, Kamis (21/08/2025); Insert Foto: Ketua DPP PJS Div Advokasi dan Pembelaan Wartawan serta, Ketua DPD PJS Banten.

SERANG, BANTEN Klikindonesia – Dunia jurnalistik kembali tercoreng. Sejumlah wartawan menjadi korban pengeroyokan saat meliput sidak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di pabrik peleburan timbal milik PT Genesis Regeneration Smelting (GRS), Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Kamis (21/8/2025). Insiden ini menambah panjang daftar kasus kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Banten, Timan, mengecam keras aksi tersebut dan menegaskan akan menempuh jalur hukum. Ia menyebut pengeroyokan ini melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta masuk kategori tindak pidana murni.

“Ini tidak bisa ditolerir. Kami mendesak Polda Banten dan Polres Serang segera memproses semua pelaku yang terlibat,” tegas Timan, Jumat (22/8/2025).

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa wartawan yang hadir dalam liputan tersebut di antaranya Yusuf (Radar Banten), Rifky (Tribun Banten), Rasyid (BantenNews), Sayuti (SCTV), Avit (Tempo), Depi (Antara), Imron (Banten TV), Hendi (Jawa Pos TV), Iqbal (Detik), dan Angga (Antara Foto).

Peristiwa bermula ketika rombongan KLHK meninggalkan lokasi sidak. Saat para jurnalis hendak mengambil kendaraan, mereka tiba-tiba dihadang pihak perusahaan, sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas), dan oknum aparat yang diduga berpihak kepada perusahaan.

Pengakuan Rasyid yang hadir pada liputan itu mengatakan jika pengeroyokan itu sangat brutal dan membabi buta.

“Ketika kami hendak mengambil motor, langsung dijegat dan dipukuli. Banyak teman-teman yang dikeroyok membabi buta. Ada juga yang lari sejauh lima kilometer demi menyelamatkan diri,” ungkap Rasyid, seorang wartawan Banten.

Akibat insiden ini, beberapa wartawan mengalami luka-luka, sementara lainnya berhasil menyelamatkan diri. Aparat kepolisian dari Polres Serang turun tangan mengamankan situasi dan memastikan keselamatan para jurnalis.

Ketua DPP PJS Divisi Advokasi dan Pembelaan Wartawan, Eko Puguh Prasetijo, SH., MH., CPM., CPCLE., CPArb., CPL, menegaskan aparat kepolisian wajib mengusut kasus ini hingga tuntas.

“Polda dan Polres Serang harus menjatuhkan hukuman berat sesuai ketentuan hukum tanpa pandang bulu. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga serangan terhadap kebebasan pers,” tegasnya.

DPD PJS Banten bersama sejumlah Pengurus DPC berencana menghadap Kapolda Banten untuk meminta langkah hukum tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam pengeroyokan ini.

Berita Terkait

Wali Kota Langsa Duduk Bersama Rakyat di Nobar Semifinal Piala Dunia, Suasana Lapangan Merdeka Bergemuruh
Aspirasi Warga Terwujud, Pemko Langsa Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Lapangan Merdeka
Kota Langsa Sukses Pukau Ribuan Penonton di Karnaval Rakernas APEKSI 2026, Angkat Harmoni Budaya Pesisir Timur
Politik Santun: Menang Tanpa Dendam, Kalah Tanpa Musuh
Sambut Idul Adha 1447 H, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah di Seluruh Kecamatan
Pemko Langsa Padukan CFD dan Peringatan May Day 2026, Ribuan Warga Meriahkan Lapangan Merdeka
Diselimuti Doa dan Tradisi Peusijuk, Wali Kota Langsa Melepas 205 Calon Haji Tahun 2026
Dukung Percepatan Pembangunan Lapangan Voli, PT Fajar Baijuri Kerahkan Alat Berat di Desa Babah Rot

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:29 WIB

Wali Kota Langsa Duduk Bersama Rakyat di Nobar Semifinal Piala Dunia, Suasana Lapangan Merdeka Bergemuruh

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:33 WIB

Aspirasi Warga Terwujud, Pemko Langsa Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di Lapangan Merdeka

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:15 WIB

Kota Langsa Sukses Pukau Ribuan Penonton di Karnaval Rakernas APEKSI 2026, Angkat Harmoni Budaya Pesisir Timur

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:28 WIB

Politik Santun: Menang Tanpa Dendam, Kalah Tanpa Musuh

Senin, 18 Mei 2026 - 18:09 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Pemko Langsa Gelar Pasar Murah di Seluruh Kecamatan

Berita Terbaru