LANGSA Klikindonesia
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Langsa menyerahkan 52 penghargaan kepada Forkopimda, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), instansi vertikal, serta para sponsor dan mitra. Penganugerahan ini menjadi puncak dari resepsi Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 yang mengusung tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, berlangsung di aula KNPI Langsa, Jumat (31/10/2025) malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang digelar berkolaborasi dengan Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kota Langsa ini dirangkai dengan Festival Pentas Seni dan Budaya. Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, yang diwakili oleh Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Ali Musafah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan anggota DPD KNPI.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah pelestarian nilai-nilai budaya dan penguatan karakter kebangsaan di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Ali Musafah menguraikan makna ‘Bergerak’ dalam tiga hal. Pertama, Bergerak dalam Seni dan Budaya. “Seni dan budaya adalah jati diri bangsa. Teruslah berkarya, teruslah tunjukkan bahwa Langsa kaya akan talenta dan kearifan lokal,” pesannya.
Kedua, Bergerak dalam Inovasi. “Langsa membutuhkan energi dan ide-ide besar. Jadilah pemuda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga menciptakan solusi untuk memajukan perekonomian, pendidikan, dan lingkungan,” tambahnya.
Ketiga, Bergerak dalam Persatuan. “Keberagaman suku, budaya, dan latar belakang adalah kekuatan super kita. Jadikan perbedaan sebagai kolaborasi abadi untuk Langsa yang lebih maju,” tegas Ali. Ia menutup dengan pesan, “Mari kita buktikan bahwa Pemuda Langsa Berbudaya, Pemuda Langsa Berdaya, dan Pemuda Langsa Juara.”

Di kesempatan yang sama, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Langsa, Zulfan, dan Ketua KNPI Langsa saat ini, Dr. Rizki Maulana, menyoroti kondisi gedung KNPI yang memprihatinkan. Zulfan berharap anggota dewan dapat memberikan perhatian. “Kondisi gedung sejak 10 tahun tidak ada perubahan apapun. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Senada dengan Zulfan, Rizki Maulana dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf atas kondisi gedung. “Mohon maaf beginilah kondisi gedung kita yang sedikit panas. Kami mengharapkan atensi dari para anggota dewan,” kata Rizki. Ia juga mengungkapkan bahwa acara resepsi ini idealnya diadakan di Pendopo Wali Kota, namun karena efisiensi anggaran, terpaksa dilaksanakan di gedung KNPI.
“Perlu menjadi catatan, KNPI se-Aceh hanya Langsa yang melaksanakan malam resepsi pemuda. Ke depan, kami berharap adanya Gorongta (GOR) di Kota Langsa untuk mendukung kota layak pemuda,” paparnya.
Acara malam itu dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Kota Langsa, termasuk Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo, Dandim 0114/Langsa Letkol Inf. Novi Widyanto, serta kepala instansi dan perwakilan BUMD. Kemeriahan acara ditambah dengan pertunjukan tari ranup lampuan, tari garapan terasi Langsa, dan group vokal yang menghibur para tamu undangan.











