Aksi Anarkis AMP Gagalkan Papua Fest di Kya-Kya Surabaya, Pengunjung Panik

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara seni dan budaya Papua yang digelar di kawasan Kya-Kya Surabaya, Minggu (27/7), berakhir ricuh akibat aksi anarkis Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Puluhan anggota AMP memaksa pembubaran acara dengan tindakan intimidatif, merusak properti, dan menciptakan kepanikan massal.

Papua Fest, yang digagas Perkumpulan Alumni Papua Jawa Timur, berlangsung lancar sejak pukul 18.30 WIB. Acara bertujuan mempromosikan kebudayaan Papua melalui pertunjukan musik dan talkshow, dengan semangat persaudaraan lintas etnis. Namun, situasi berubah saat massa AMP tiba dan menuduh acara tidak mewakili aspirasi mahasiswa Papua.

 

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tanpa peringatan, mereka membalik kursi, merusak peralatan, dan meneriaki panitia serta pengunjung. Suasana kacau anak-anak menangis, pengunjung berlarian, dan beberapa dilaporkan pingsan. Kerusuhan menjalar ke kios pedagang sekitar, mengganggu ketertiban umum.

Petugas TNI, Polri, dan Satpol PP berupaya meredakan ketegangan, namun AMP bersikeras membubarkan acara. “Mereka ribut tiba-tiba, kursi dilempar. Sangat kacau,” kata seorang saksi.

 

 

Freek Cristiaan, perwakilan penyelenggara, menegaskan acara ini murni untuk mempromosikan budaya Papua sebagai bagian dari Indonesia. “Kami ingin masyarakat melihat kekayaan Papua,” ujarnya.

Aksi AMP dikutuk sebagai premanisme yang merusak citra mahasiswa Papua dan mengancam ruang kebudayaan. Publik menuntut aparat menindak tegas pelaku untuk menjaga Surabaya sebagai kota toleran. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari AMP atau Pemkot Surabaya

Berita Terkait

*Usai Munas III, Ketum dan Sekjen DPP PJS Sampaikan Pesan Menyentuh: Saatnya Bergerak Menjemput Pengakuan Dewan Pers*
Munas ke-3 PJS Torehkan Sejarah: Dokumen Calon Konstituen Dewan Pers Resmi Diserahkan
Prajurit POM TNI Gugur dalam Operasi Gabungan, Kapolda Aceh: “Ia Pahlawan Kemanusiaan”
Polres Langsa Bongkar Ladang Ganja Tersembunyi di Tengah Perkebunan Sawit, Puluhan Batang Tanaman Siap Panen Diamankan
Polres Langsa Ringkus Pelaku Curas, Barang Bukti iPhone 11 Ditemukan di Tumpukan Botol dan Kotak Telur
Suasana Haru dan Hangat Mewarnai Lepas Sambut Kapolres Langsa, Wali Kota Kenang Momen Ngopi hingga Dini Hari
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa Turun Langsung Monitor Pilchiksung 2026, Pastikan Demokrasi Berjalan Kondusif
Wali Kota Langsa Beri Teladan Demokrasi, Ajak Masyarakat Sukseskan Pilchiksung 2026
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:33 WIB

*Usai Munas III, Ketum dan Sekjen DPP PJS Sampaikan Pesan Menyentuh: Saatnya Bergerak Menjemput Pengakuan Dewan Pers*

Senin, 27 Juli 2026 - 14:30 WIB

Munas ke-3 PJS Torehkan Sejarah: Dokumen Calon Konstituen Dewan Pers Resmi Diserahkan

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:07 WIB

Prajurit POM TNI Gugur dalam Operasi Gabungan, Kapolda Aceh: “Ia Pahlawan Kemanusiaan”

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:36 WIB

Polres Langsa Bongkar Ladang Ganja Tersembunyi di Tengah Perkebunan Sawit, Puluhan Batang Tanaman Siap Panen Diamankan

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:14 WIB

Suasana Haru dan Hangat Mewarnai Lepas Sambut Kapolres Langsa, Wali Kota Kenang Momen Ngopi hingga Dini Hari

Berita Terbaru