LANGSA Klikindonesia
PT Pelabuhan Kota Langsa (PEKOLA), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Langsa, melakukan perubahan susunan direksi. Muhammad Nur resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur pada Jumat, 12 September 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keputusan pemberhentian dan pengangkatan direksi baru ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan pada hari yang sama.
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, selaku perwakilan pemegang saham, menegaskan bahwa langkah ini merupakan kebijakan strategis untuk memperkuat kinerja perusahaan.
“Keputusan pemberhentian Direktur PT PEKOLA merupakan langkah strategis yang diambil demi memperkuat kinerja perusahaan daerah. Kami menilai perlu adanya penyegaran kepemimpinan agar arah kebijakan dan manajemen PT PEKOLA lebih sejalan dengan visi pembangunan Kota Langsa,” ujar Jeffry saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, langkah ini bukan bersifat personal, melainkan murni pertimbangan profesional untuk memastikan perusahaan daerah mampu memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi kota.
Melalui RUPS, ditetapkan tiga nama baru yang akan memimpin PT PEKOLA ke depan. Berikut adalah susunan direksi yang baru:
- Syahyuzar AKA sebagai Direktur Utama.
- M Aris Setiawan, SH sebagai Direktur Operasi dan Keuangan.
- Drh. Rubian Harja sebagai Direktur Pengembangan Bisnis.
PT Pelabuhan Kota Langsa (PEKOLA) merupakan BUMD yang dibentuk berdasarkan Qanun Kota Langsa Nomor 09 Tahun 2013. Sejak 2017, perusahaan ini telah mengembangkan bisnis andalannya di sektor Pariwisata, Penyelenggara Acara (Event Organizer), dan Ekspor Komoditas. Perubahan direksi ini diharapkan dapat membawa terobosan baru dalam mengoptimalkan peran PT PEKOLA bagi perekonomian daerah.











