LANGSA Klikindonesia
– Pemerintah Kota Langsa bergerak cepat memulihkan sektor pendidikan pascabanjir yang melanda beberapa waktu lalu. Walikota Jeffry Sentana S Putra bersama Wakil Walikota Muhammad Haikal Alfisyahrin, Jumat (13/2/2026), menyalurkan 13.186 paket peralatan sekolah secara simbolis kepada siswa SD di sejumlah sekolah dasar.
Ribuan paket berisi tas dan buku tulis itu didistribusikan serentak ke seluruh sekolah dasar negeri dan swasta di Kota Langsa. Langkah ini merupakan respons cepat pemerintah daerah terhadap risiko putus sekolah akibat bencana yang merendam ribuan rumah warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan ini bukan sekadar barang. Ini pesan bahwa negara hadir dan tidak membiarkan anak-anak kita kehilangan semangat belajar hanya karena banjir,” ujar Jeffry Sentana saat menyerahkan bantuan di SD Negeri 1 Langsa.
Kepala daerah yang akrab disapa Jeffry–Haikal itu menegaskan, pendistribusian akan terus berlanjut secara bertahap untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh kecamatan.
Di sela penyerahan, Jeffry mengungkapkan komitmennya menjadikan pendidikan sebagai fondasi pembangunan Kota Langsa. Ia bahkan menjanjikan program jangka panjang yang langsung menyentuh kebutuhan pokok siswa.

“Setiap tahun ajaran baru, seluruh siswa-siswi Kota Langsa akan menerima seragam sekolah gratis. Ini komitmen kami, bukan janji kampanye,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Muhammad Haikal Alfisyahrin yang menyerahkan bantuan di kawasan SD Negeri Percontohan menyebut, pemulihan pascabencana harus menyasar aspek psikologis anak.
“Kami ingin anak-anak kembali percaya diri. Tas dan buku ini harapannya bisa mengembalikan senyum mereka pascabanjir. Tidak boleh ada satu anak pun yang terhambat pendidikannya hanya karena persoalan ekonomi,” kata Haikal.
Ribuan Paket untuk Puluhan Sekolah
Penyerahan simbolis dilakukan di sembilan titik strategis. Walikota langsung menyambangi SD Negeri 1 Langsa, SD Negeri 5, SD Negeri 11, SD Negeri 1 Paya Bujok Tunong, SD 2 Muhammadiyah, dan SD Negeri 1 Matang Seulimeng.
Sementara Wakil Walikota bertugas di SD Negeri Percontohan, SD IT Almarhamah, dan SD Negeri 3.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa, Bobby Edwin, memastikan distribusi menjangkau seluruh siswa SD tanpa terkecuali.
“Total 13.186 paket disalurkan secara merata. Kami koordinasikan dengan pihak sekolah agar tepat sasaran,” jelasnya.

Banjir yang melanda Langsa beberapa pekan lalu tak hanya merendam pemukiman, tapi juga merusak perlengkapan belajar ribuan siswa. Banyak di antara mereka kehilangan tas, buku, bahkan seragam.
Pemerintah Kota berharap bantuan ini mampu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus membangkitkan kembali gairah belajar anak-anak di tengah masa pemulihan.
“Kami ingin Langsa bangkit, tidak hanya secara infrastruktur, tetapi juga dari sisi sumber daya manusianya. Pendidikan adalah kuncinya,” tutup Jeffry.











