LANGSA Klikindonesia
– Suasana khidmat dan sarat makna kebangsaan menyelimuti halaman Kantor Walikota Langsa pada Kamis pagi (21/5/2026). Ratusan peserta mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dipimpin langsung oleh Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE.

Bertindak sebagai Komandan Upacara, Miftahul Arifin, S.Tr.IP, memimpin jalannya prosesi dengan tegas. Tampak hadir Wakil Walikota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST, unsur Forkopimda, jajaran Asisten, Staf Ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta barisan pelajar yang memadati lapangan upacara.
Mengusung tema nasional “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan tahun ini menjadi momen refleksi bersama akan peran generasi muda sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Walikota Jeffry Sentana membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Ia mengingatkan bahwa Harkitnas lahir dari semangat Boedi Oetomo pada 1908, yang menjadi titik balik perjuangan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomatik.
“Semangat 1908 adalah tonggak transformasi perjuangan fisik menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ujar Jeffry mengutip sambutan menteri, disambut gegap gempita peserta upacara.
Lebih lanjut, Walikota Jeffry menyoroti sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Tak hanya itu, perlindungan anak di ruang digital juga mendapat perhatian serius melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PPTUNAS). Regulasi ini antara lain membatasi akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.
Di penghujung amanatnya, Jeffry Sentana mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Langsa untuk menjadikan Harkitnas sebagai pemantik solidaritas sosial dan peningkatan literasi digital.
“Bangkitnya bangsa dimulai dari kesadaran setiap individu. Kesadaran itu lalu bersatu menjadi kekuatan kolektif untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaulat,” tegasnya dengan penuh semangat, disambut meriah oleh ribuan peserta yang hadir.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Kota Langsa pun berlangsung lancar, khidmat, dan meninggalkan pesan mendalam: kebangkitan sejati bukan hanya milik masa lalu, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dirawat setiap hari oleh seluruh anak bangsa.













Komentar