LANGSA Klikindonesia
– Setelah bencana hidrometeorologi melanda tiga provinsi pada Oktober 2025 lalu, Pemerintah Kota Langsa bersama PT Pos Indonesia akhirnya menyalurkan Bantuan Penguatan Ekonomi dan Pengganti Perabot Rumah Tangga Tahap I. Sebanyak 1.307 Kepala Keluarga (KK) terdampak menerima total bantuan mencapai Rp10,456 miliar, Selasa (26/5/2026).

Sejak pukul 07.30 WIB, warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat mulai memadati lokasi penyaluran dengan tertib. Proses penyaluran yang resmi dibuka pukul 08.00 WIB itu berlangsung melalui PT Pos Indonesia Cabang Langsa, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra, SP, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan program prioritas Kementerian Sosial RI sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat yang rumah dan ekonominya porak-poranda akibat banjir bandang dan tanah longsor beberapa bulan lalu.
“Total bantuan tahap pertama ini mencapai Rp10.456.000.000 untuk 1.307 KK. Kami sengaja menyalurkannya langsung melalui PT Pos agar prosesnya transparan, tertib, dan tepat sasaran. Tidak ada potongan, semuanya utuh sampai ke tangan penerima,” ujar Darma Putra di sela-sela pemantauan.

Dijelaskannya, setiap kepala keluarga menerima Rp8.000.000 yang terbagi atas dua komponen: Rp5.000.000 sebagai bantuan stimulan penguatan ekonomi, dan Rp3.000.000 untuk pengganti perabot rumah tangga yang rusak atau hilang diterjang bencana.
Darma Putra yang hadir langsung sejak pagi mengapresiasi kelancaran proses penyaluran. “Alhamdulillah, seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan lancar. Warga sangat antusias namun tetap sabar mengantre,” tuturnya.
Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE, yang dinilainya terus mengupayakan percepatan bantuan dari Kemensos. “Pak Wali luar biasa. Beliau terus memperjuangkan agar bantuan ini segera turun. Apresiasi juga untuk Polres Langsa dan PT Pos yang telah memberikan pelayanan terbaik,” tambah Darma.
Sementara itu, Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, dalam keterangan terpisah berharap bantuan ini tidak disia-siakan. “Gunakan secara bijak. Prioritaskan untuk kebutuhan dasar dan mengganti perabot yang rusak. Ini adalah napas pemulihan ekonomi bagi keluarga kita yang tertimpa musibah,” pesannya.
Para penerima manfaat yang ditemui tampak lega. Salah seorang warga, Fatimah (45), warga Gampong Sungai Pauh, mengaku baru pertama kali menerima bantuan sebesar ini. “Alhamdulillah, uang ini akan saya gunakan untuk modal jualan lagi dan membeli kasur serta peralatan dapur yang hanyut,” katanya haru.
Dengan tersalurkannya bantuan tahap pertama ini, Pemko Langsa berkomitmen untuk segera mengupayakan tahap berikutnya bagi KK yang masih terdampak namun belum masuk daftar penerima kali ini.











