Sejumlah pengamen jalanan yang sedang mencari rezeki di area Nol Kilometer Yogyakarta mengaku resah dan diintimidasi oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa Papua (AMP). Kelompok tersebut melarang para pengamen yang sedang bekerja untuk mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Menurut keterangan salah satu pengamen yaitu, Bpk Joko intimidasi itu terjadi tiba-tiba saat dirinya sedang bernyanyi diarea Titik Nol Kilometer.
“Saya kecewa sekali dengan kelompok tersebut yang mengaku-ngaku sebagai mahasiswa Papua tapi kelakuannya justru mengintimidasi kami yang sedang bekerja.” Ujar Bpk Joko.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bpk Joko menegaskan bahwa tindakan semacam ini tidak mencerminkan semangat toleransi dan kehidupan damai di Yogyakarta.
“Kami tidak ingin Yogyakarta, yang dikenal dengan kehidupan masyarakatnya yang harmonis, ternodai oleh tindakan intimidasi yang merusak kedamaian di Yogyakarta.
Sebagai tambahan, bahwa kelompok Aliansi Mahasiswa Papua ini merupakan kelompok yang telah menyebabkan konflik dan kerusuhan di Yogyakarta pada saat peringatan 1 Desember tahun 2024. Oleh karena itu, kejadian ini juga semakin menambah buruk citra masyarakat Papua di Kota Yogyakarta











