Mesin Tergenang, Pipa Bocor, PDAM Langsa Dituding Lalai Merawat Jaringan

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 03:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Air terbuang percuma dari pipa PDAM

Caption : Air terbuang percuma dari pipa PDAM

LANGSA Klikindonesia

Perayaan Maulid Nabi 1447 Hijriah di Kota Langsa, Aceh, ternoda oleh kelangkaan air bersih yang melumpuhkan. Keluhan masyarakat membanjir menyusul matinya keran-keran air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Keumuneng Langsa sejak berapa hari yang lalu.

 

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekecewaan warga tidak hanya karena untuk  menyuci atau mandi tetapi juga karena momen spiritual yang seharusnya diisi dengan sukacita justru diwarnai kecemasan mencari air. “Ini kan bulan Maulid, saatnya kami bersyukur dan berbahagia. Tapi malah sibuk cari air ke mana-mana, uang belanja untuk dapur terpaksa dipakai beli air,” keluh Yati, seorang ibu rumah tangga dari Gampong Geudubang Jawa, Sabtu (6/9/2025).

 

PDAM punya alasan. Melalui pegawainya, pihaknya menyatakan bahwa gangguan ini disebabkan oleh terendamnya mesin instalasi akibat banjir pada Jumat (4/9) lalu. Banjir diduga menyebabkan kerusakan teknis yang membuat proses produksi dan pendistribusian air terhambat total.

 

Namun, investigasi lapangan oleh media Klikindonesia menemukan fakta yang lebih memprihatinkan dan mempertanyakan komitmen perawatan PDAM. Di Jalan Syiah Kuala, Gampong Tualang Tengoh, ditemukan kebocoran saluran pipa. Air bersih yang seharusnya sampai ke rumah warga justru memancur deras dan terbuang percuma ke selokan, menyisakan tanya, di mana efisiensi dan perawatan jaringan?

 

Fakta ini memperlihatkan dua kegagalan sekaligus: pertama, ketidaksiapan menghadapi gangguan alam pada infrastruktur kritis, dan kedua, kelalaian dalam merawat jaringan distribusi yang sudah tua atau rentan.

 

Krisis ini memaksa warga seperti Yati mengeluarkan kocek tambahan yang tidak sedikit. “Harusnya uangnya untuk keperluan anak dan keluarga, malah habis untuk beli air. Kami bertanya ke PDAM, jawabannya selalu sama, tapi tidak ada solusi yang cepat,” tambahnya.

 

Dualisme masalah ini mesin down dan pipa bocor memperparah penderitaan warga. Pertanyaan besar mengemuka: seberapa serius manajemen PDAM Tirta Keumuneng dalam melakukan pemeliharaan rutin dan antisipasi terhadap masalah yang dapat diprediksi seperti banjir?

 

Masyarakat Langsa tidak butuh alasan. Mereka butuh air mengalir di keran mereka. Mereka butuh transparansi dan tindakan nyata. Jika kebocoran bisa terlihat jelas di permukaan, tetapi dibiarkan berhari-hari, lalu di mana letak tanggung jawab pengelola?

 

Sampai berita ini diturunkan, warga masih menunggu dengan sabar yang sudah menipis, berharap PDAM segera bergerak cepat memperbaiki mesin dan menambal semua kebocoran, sebelum krisis air ini berubah menjadi krisis kepercayaan yang lebih dalam.

Berita Terkait

Wali Kota Langsa Turun Langsung Tinjau Pasar, Janjikan Revitalisasi Bertahap Demi Kenyamanan Pedagang
Suasana Haru dan Hangat Mewarnai Lepas Sambut Kapolres Langsa, Wali Kota Kenang Momen Ngopi hingga Dini Hari
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Langsa: Wali Kota Hadir, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lapangan Merdeka
Wali Kota Langsa Beri Teladan Demokrasi, Ajak Masyarakat Sukseskan Pilchiksung 2026
Car Free Day Langsa: Harmoni Ruang Publik untuk Kesehatan, Ekonomi, dan Inovasi Layanan
Wali Kota Langsa Buka Multikultur Festival 2026, Perkuat Harmoni dalam Keberagaman
Wali Kota Langsa Lantik 16 Pejabat Eselon III: “Jangan Jadi Birokrasi Lamban, Jadilah Motor Perubahan!”
Wali Kota Langsa Duduk Bersama Rakyat di Nobar Semifinal Piala Dunia, Suasana Lapangan Merdeka Bergemuruh

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:10 WIB

Wali Kota Langsa Turun Langsung Tinjau Pasar, Janjikan Revitalisasi Bertahap Demi Kenyamanan Pedagang

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:14 WIB

Suasana Haru dan Hangat Mewarnai Lepas Sambut Kapolres Langsa, Wali Kota Kenang Momen Ngopi hingga Dini Hari

Senin, 20 Juli 2026 - 23:14 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Langsa: Wali Kota Hadir, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Lapangan Merdeka

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:06 WIB

Wali Kota Langsa Beri Teladan Demokrasi, Ajak Masyarakat Sukseskan Pilchiksung 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:51 WIB

Car Free Day Langsa: Harmoni Ruang Publik untuk Kesehatan, Ekonomi, dan Inovasi Layanan

Berita Terbaru