LANGSA Klikindonesia
– Perumda Air Minum Tirta Keumuneng secara resmi meluncurkan aplikasi layanan pelanggan My Tirta Keumuneng sekaligus membuka Diklat Capacity Building, Senin (11/5/2026). Acara yang digelar di halaman kantor setempat itu dibuka langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Langsa, dr. Muhammad Yusuf Akbar, M.K.M., mewakili Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peluncuran dan pelatihan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang sehat (Good Corporate Governance/GCG) dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) secara mandiri. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak profesionalisme serta kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Langsa.

Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Perpamsi Aceh yang juga Dirut Perumda Tirta Pase, Imran. Turut hadir Plt Dirut Perumda Tirta Keumuneng, Arif Firmansyah, jajaran pegawai, Direktur Tirta Tamiang, Direktur Tirta Peusada, serta perwakilan Inspektorat dan Bagian Perekonomian Setdakot Langsa.
Dalam sambutannya, dr. Muhammad Yusuf Akbar mengapresiasi perubahan nyata yang mulai tampak di tubuh Perumda Tirta Keumuneng pasca bencana banjir. Menurutnya, perbaikan dari sisi pelayanan maupun manajemen terus menunjukkan tren positif.
“Memang belum seratus persen, tetapi distribusi air bersih sudah mulai berjalan membaik. Kami berharap ke depan PDAM semakin maju, mampu memberikan pelayanan lebih baik, dan tentu meningkatkan kesejahteraan seluruh pegawai,” ujarnya.
Yusuf menegaskan bahwa kegiatan capacity building bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. “Perumda Tirta Keumuneng adalah BUMD strategis yang mengemban amanah pelayanan kebutuhan dasar air bersih rakyat. Peningkatan SDM, baik teknis maupun manajerial, mutlak diperlukan untuk menjawab tuntutan pelayanan prima yang bersih dan berkelanjutan,” tegasnya.
Puncak acara ditandai dengan peluncuran aplikasi My Tirta Keumuneng serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perumda Tirta Keumuneng dan Perumda Tirta Pase. Kerja sama ini difokuskan pada penyusunan SOP dan implementasi GCG sebagai upaya percepatan peningkatan kapasitas perusahaan.
Plt Dirut Perumda Tirta Keumuneng, Arif Firmansyah, menyebut acara ini sebagai momentum awal untuk memperkuat fondasi manajemen. “Kami ingin pelayanan kepada masyarakat semakin prima. Dengan SOP yang terstandar dan dukungan teknologi lewat aplikasi My Tirta, kami optimistis bisa melayani lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Perpamsi Aceh, Imran, menekankan pentingnya penerapan GCG dalam meningkatkan profesionalisme, daya saing perusahaan daerah, sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kerja sama ini diharapkan menjadi sarana transfer pengetahuan dan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Kota Langsa,” pungkasnya.











