LANGSA Klikindonesia
– Gemuruh mesin boat dan sorak sorai penonton perlahan meredup di kawasan Danau Tasik Biru, Hutan Kota Langsa, Minggu (17/5/2026). Langsa Open Boat Race Festival 2026 resmi berakhir setelah dua hari menyuguhkan aksi adrenalin para pembalap air terbaik Aceh.

Sebanyak 42 pembalap dari berbagai daerah di Aceh bertanding sengit memperebutkan Piala Wali Kota Langsa dalam dua kelas utama: 340 cc/11 PK dan 160 cc/5,5 PK. Event yang berlangsung 16–17 Mei 2026 ini tak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga air di Kota Langsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kelas premium 340 cc/11 PK, podium pertama berhasil direbut M. Hidayatullah asal Kota Langsa. Ia mengungguli rekannya sesama pembalap Langsa, Imran, yang finis di posisi kedua. Sementara juara ketiga jatuh kepada Syahrul Kadri dari Aceh Timur.
Di kelas 160 cc/5,5 PK, Muksalmina (Kota Langsa) keluar sebagai yang tercepat. Irfandi menyusul di urutan kedua, dan lagi-lagi Syahrul Kadri harus puas di peringkat ketiga—membuktikan konsistensinya sebagai pesaing tangguh.
Panitia juga menganugerahkan penghargaan pembalap terbaik kepada Ardiansyah (Kota Langsa), Saumul Akram (Aceh Timur), dan Surya Ramadhan (Kota Langsa). Selain trofi dan piagam, para pemenang menerima bonus tunai langsung dari Wali Kota Langsa, Sekda, Direktur Utama PT Pekola, serta Direktur Utama PTPN IV Regional VI.
Direktur Utama PT Pekola, Hj. T. Ratna Laila Sari, SH, MH, dalam laporan penutupan menyampaikan rasa bangga atas antusiasme peserta dan masyarakat. Ia menilai event ini semakin mengokohkan Langsa sebagai destinasi olahraga air di Aceh.
“Kegiatan ini baru kedua kalinya digelar di Ruang Terbuka Hijau Hutan Kota Langsa, tapi animonya luar biasa. Semoga menjadi agenda tahunan yang terus berlanjut,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Langsa, Sekda, para sponsor, pelaku UMKM, serta seluruh pembalap yang menjunjung tinggi sportivitas.
Sambutan penutup dari Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana Putra, SE, menjadi puncak acara. Ia menyatakan komitmen penuh Pemkot Langsa untuk tidak hanya berhenti di Danau Tasik Biru.
“Insyaallah, Agustus 2026 nanti kita akan gelar kembali Boat Race memperebutkan Piala Wali Kota Langsa, tapi lokasinya di Sungai Lueng dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Ini akan kami dukung melalui APBK Kota Langsa,” tegas Jeffry disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda, DPRK Langsa, jajaran PT Pekola, para sponsor, serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan Langsa Open Boat Race Festival 2026.
Event spektakuler ini terselenggara berkat dukungan sponsor utama: PTPN IV Regional VI, PT Djarum 76 Apple Royal, PT Capella Dinamika Nusantara, Honda Adista, PT Pegadaian Cabang Langsa, PT BPRS Serambi Mekkah Langsa, dan Viar Motor Indonesia.
Penutupan acara turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Langsa Dra. Suhartini, M.Pd, M.Pd, Ketua KONI Saifullah, Ketua Baitul Mal Kota Langsa Muamar Qausar, S.Sos.I, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta jajaran PT Pekola.
Langsa Open Boat Race 2026 usai, tapi gelora balap air Aceh baru saja memasuki putaran yang lebih seru. Sungai Lueng, Agustus mendatang, menjadi destinasi berikutnya.











