LANGSA KlikIndonesia
– Pemerintah Kota Langsa memasuki babak baru dalam penguatan birokrasi. Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 122 pejabat eselon III, IV, Kepala UPTD Puskesmas, serta Kepala Sekolah di lingkungan Pemko Langsa. Acara khidmat tersebut digelar di Pendopo Wali Kota Langsa, Sabtu (4/7/2026), dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua DPRK, serta para pemangku kepentingan utama di Kota Langsa.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelantikan massal ini merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi yang tertuang dalam tiga Surat Keputusan Wali Kota, yakni nomor 800.1.3.3/101/2026 untuk 67 pejabat Administrator dan Pengawas, nomor 800.1.3.3/102/2026 untuk 52 Kepala UPTD Puskesmas, serta nomor 800.1.3.3/103/2026 untuk 3 Kepala Sekolah. Total 122 pejabat yang dilantik diyakini menjadi garda terdepan dalam mengakselerasi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jeffry Sentana menegaskan bahwa pelantikan bukanlah formalitas semata, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban dengan penuh dedikasi. Proses mutasi dan promosi ini, menurutnya, telah melalui mekanisme objektif berbasis kompetensi, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi yang dinamis.
“Masyarakat saat ini semakin cerdas dan kritis. Mereka tidak lagi menerima layanan birokrasi yang lamban dan berbelit-belit. Kita harus memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan responsif. Tidak ada ruang bagi aparatur yang bekerja setengah hati atau tertinggal dalam inovasi,” tegas Wali Kota di hadapan para pejabat yang baru dilantik.
Mengusung semangat perubahan, Wali Kota menyoroti tiga pilar utama yang harus dipegang teguh oleh setiap pejabat: Integritas, Inovasi, dan Pelayanan Publik.
- Integritas sebagai Fondasi: Para pejabat diingatkan untuk menjadi teladan bagi bawahannya. Kedisiplinan, kejujuran, dan profesionalisme menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. “Jabatan adalah amanah, bukan hak. Setiap kepercayaan harus dipertanggungjawabkan, kepada atasan, masyarakat, dan terlebih lagi kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
- Inovasi sebagai Mesin Pendorong: Di tengah arus perubahan zaman yang cepat, birokrasi dituntut untuk terus berinovasi. Pejabat baru diharapkan mampu menghadirkan terobosan yang mempercepat pelayanan dan efisiensi anggaran.
- Kolaborasi sebagai Kunci Sukses: Wali Kota menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor. Sinergi yang baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi prasyarat mutlak untuk menghindari tumpang tindih dan memastikan program berjalan tepat sasaran.
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk menyukseskan program prioritas “LANGSA JUARA” – sebuah komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Langsa yang unggul, mandiri, berdaya saing, dan membanggakan.
Wali Kota mengingatkan bahwa perubahan birokrasi tidak bisa ditunda. “Pemko Langsa hanya akan maju jika didukung oleh aparatur yang bekerja cepat, tanggap, tepat sasaran, dan menjunjung tinggi integritas. Kita harus membangun kepercayaan publik melalui kinerja nyata,” pungkasnya.
Pada pelantikan tersebut, sejumlah posisi strategis resmi diisi oleh pejabat baru, di antaranya:
- Yunita Silvia, S.STP., M.M. sebagai Camat Langsa Timur.
- Hartama, S.STP. sebagai Camat Langsa Kota.
- Muhammad Ikhsan, S.T., M.CIO. sebagai Kepala Bagian Keistimewaan Aceh dan Kesra Setdako Langsa.
- Tatang Warandana Harahap, S.ST., M.CIO. sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD.
- Moulya Al Ikhsan, S.STP. sebagai Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKPSDM.
- Muslim Ridwan, S.H. sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Kominfo.
Dengan komposisi baru ini, Pemerintah Kota Langsa optimis dapat menghadapi tantangan ke depan dengan birokrasi yang lebih dinamis, profesional, dan melayani.











